Minggu, 09 Oktober 2011

Install Font Windows di Linux


Bagi yang terbiasa menggunakan font yang ada di windows akan merasa kurang nyaman apabila harus melihat font jenis lain yang tidak biasa dilihat. munkin itulah salah satu kendala orang malas untuk mecoba Linux. Langsung saja berikut cara untuk mengistall font Windows di Linux (saya menggunakan BlankOn 7.0 Pattimura’) :
  • Pastikan Repositori Universe atau Community telah di enable. Caranya adalah dengan masuk Synaptic Package Manager -> Setting -> Repositories – > kemudian ‘Contreng’ / beri tanda centang pada repositories packages dengan section ‘Community‘ atau mungkin ‘Universe‘ pada varian Ubuntu yang lain. Kemudian klik OK dan keluar dari Synaptic Package Manager.
Repositories
  • Masuk ke terminal kemudian ketik perintah
sudo apt-get install msttcorefonts
  • Ikuti petunjuk sampai instalasi selesai, proses download akan memakan waktu beberapa menit.
  • Setelah selesai refresh cache font agar terbaca oleh system dengan cara ketikan perintah berikut pada terminal
sudo fc-cache -fv
Dalam paket yang telah diinstall tadi belum ada Font Tahoma, salah satu Font yang banyak disukai. Anda bisa menginstall-nya sendiri. Langkah – langkah yaitu :
sudo su
  • Masuk ke direktori dimana Font Tahoma yang telah didownload berada, kemudian extract file tersebut dengan perintah
cabextract IELPKTH.CAB
  • Copy file dengan eksteensi *.ttf ke direktori /usr/share/fonts/truetype/msttcorefonts/
sudo cp NAMAFILE.ttf /usr/share/fonts/truetype/msttcorefonts/
  • Setelah berhasil, refresh kembali cache font dengan cara sebelumnya yaitu
sudo fc-cache -fv
Selamat Mencoba  dan semoga berhasil...
[ Read More.. ]

Sabtu, 08 Oktober 2011

Membuat Folder Personal di Dropbox


  1. pertama kali menggunakan dropbox, anda dapat melihat 2 buah folder awal yang bernama Photos dan Public serta sebuah file bernama getting statrted.rtf
  2. pada default folder dropbox anda dapat langsung meletakan file atau membuat folder untuk media penyimpanan di Dropbox, contoh buat folder bernama "Naim", dan letakan file pada folder tersebut.
  3. tak berapa lama folder beserta isinya akan langsung disingkronisasi. tunggu hingga proses singkronisasi selesai dengan lambang tanda centang warna hijau. jika mengecek pada halaman web interface akan terlihat juga status penambahan folder beserta filenya.
[ Read More.. ]

Jumat, 07 Oktober 2011

Mengenal Dropbox

Bagi anda yang terbiasa bekerja secara mobile, anda pasti membutuhkan layanan file hosting yang dapat diakses dari mana saja. maka anda bisa mencoba untuk menggunakan layanan dropbox yang merupakan layanan penyimpanan file yang dapat digunakan untuk menyimpan, menyingkronisasikan dan berbagi file dari mana saja selama terhubung ke internet. pihak dropbox menyediakan media penyimpanan sebesar 2 GB untuk versi free-nya. jika merasa kurang anda bisa membayar sebesar US$9.99 untuk 50 GB atau US$19.99 untuk 100 GB perbulannya. (wah mahal juga yach).
Dropbox juga dapat berfungsi sebagai web album dan juga file hosting untuk website 
atau blog.

Instalasi Dorpbox
  1. untuk instalasi dropbox, bagi anda yang menggunakan debian dan turunannya cukup dengan mengetikan sudo apt-get install dropbox atau bisa mendownload paket deb-nya.
  2. setelah selesai proses instalasi, maka anda bisa membuka dropbox pada menu aplication | internet | dropbox. kemudian akan tampil wizard agar anda mendownload paket yang di utuhkan oleh dropbox (jika belum terinstal)
  3. setelah  selesai mendownload semua file yang dibutuhkan, akan tampil wizard yang menuntyun anda untuk pembuatan akun di dropbox. jika anda telah memiliki akun dropbox maka pilih "I already have a Dropbox account" namun jika belum anda dapat memilih "I don't have a Dropboix account". 
  4. setelah proses pembuatan akun selesai, akan tercipta direktory kerja Dropbox yang secara default akan terletak pada direktori home-user/Dropbox.
Anda juga dapat melihat status akun Dropbox dari web interface. caranya klik kanan icon Dropbox | web interface..

Bersambung...


[ Read More.. ]

Aplikasi Pengganti Aplikasi Windows di LINUX


Pada artikel kali ini membahas aplikasi pengganti dari aplikasi-aplikasi  yang biasa kita digunakan di Windows pada linux khususnya Ubuntu. Gunakan Ubuntu Software Center (USC), Synaptic Package Manager atau Terminal untuk menginstall aplikas-aplikasi di bawah ini.
[ Read More.. ]

Mengenal Perintah History

          Salah satu kekuatan utama sistem operasi Linux adalah tersedia berbagai macam perintah yang dapat dijalankan pada terminal. Dengan menggunakan berbagai perintah yang tersedia pada terminal diharapakan pekerjaan anda dapat dilakukan dengan lebih cepat dibanding jika melakukannya dari lingkungan GUI.
Dengan sejumlah perintah yang terdapat di history pengguna dapat menggunakan kembali sejumlah perintah yang telah diketikan pada halaman terminal. Selain dapat menampilkan history dari perintah yang pernah diketikan dari terminal, dengan sejumlah kombinasi perintah ini juga memiliki beragam opsi menarik yang lain. Misalnya untuk kebutuhan audit perintah yang telah di ketikan, kita dapat mencantumkan catatan waktu yang didapat dari perintah history. Untuk melakukan hal ini kita dapat menggunakan export HISTTIMEFORMAT terlebih dahulu.


  1. Untuk melakukan pencarian pada perintah history menggunakan Ctrl + R. Sebagai contoh anda ingin mencari history yang berhubungan dengan atau mengandung kata config, maka cukup tekan Ctrl + R lalu masukan kata config.
  2. Ulangi perintah sebelumnya secara cepat
    - gunakan tombol panah atas untuk menampilkan perintah sebelumnya kemudian enter
    - ketikan perintah !! pada terminal kemudian enter
    - ketikan perintah !-1 pada terminal kemudian enter
    - tekan Ctrl + P pada halaman lterminal untuk menampilkan perintah sebelumnya kemudian enter.
  3. menghapus semua history sebelumnya
    jika merasa semua perintah pada history tidak diperlukan lagi, anda dapat menghapusnya dengan menggunakan perintah “history -c” (tanpa tanda kutip)
  4. disable penggunaan history
    untuk pengguna yang tidak menginginkan fungsi history, maka dapat mendisable dengan perintah berikut :
    export HISTSIZE=0

[ Read More.. ]

Kamis, 06 Oktober 2011

Mematikan Desktop Linux secara Otomatis


Banyak cara mematikan atau merestart mesin Linux secara otomatis. Ada yang menggunakan cron ada pula yang menggunakan program tambahan. Kali ini, kita membahas mengenai penggunaan programComplexShutdown yang begitu banyak fungsi dan manfaatnya. Salah satunya adalah mematikan desktop Linux Anda pada waktu tertentu (lihat screenshot). Dengan penggunaan program ini, kita dapat meminimalkan penggunaan listrik. Apalagi jika kita ngantuk dan lupa mematikan computer, dapat menggunakan program ini. Jadi, bisa melakukan penghematan kan. Program dapat diunduh di sini. Sesuaikan dengan arsitektur mesin ubuntu yang digunain sekarang ini.
Tetapi, ada cara lain yaitu menggunakan terminal.
$ sudo shutdown -h 18:30
Broadcast message from luckyborneo@ubuntu
(/dev/pts/2) at 15:18 ...
The system is going down for halt in 192 minutes!
Sistem akan mati pada jam 18:30 (format waktu adalah 24 hours). Mudah bukan? Selamat belajar… dan ingat, gunakan energi seperlunya… ;-)
[ Read More.. ]

DELPHI 7 PADA WINDOWS

Beberapa hari yang lalu, penulis sempat debat dengan teman yang sedang bingung mencari laptop yang bersistem operasi XP untuk menyelesaikan Karya Tulis Ilmiahnya pada salah satu perguruan tinggi Komputer. Teman tersebut mengatakan bahwa Delphi 7 gak bisa jalan di Windows 7 begitu pula kata Dosen pembimbingnya, namun penulis berusaha meyakinkan klo Delphi 7 bisa jalan pada Windows 7 namun sang Dosen mengatakan tetap gak bisa dengan dalih beliau dah mencobanya berkali2. Yach terpaksa nglah dech, namanya juga Dosen.. :D
Dari pengalaman diatas, penulis ingin menunjukan bahwa Delphi 7 bisa berjalan pada Windows7, berikut langkah-langkahnya :
  1. Lakukan instalasi Delphi 7 sebagai mana mestinya (seperti biasa pada XP)
  2. Jangan lupa masukan Keygennya seperti berikut (6AKD-PD29Q9-RDF?JQ-X65Z)
(QX8-EEC)
  1. Setelah selesai proses instalasi, jalankan Delphi 7.
  2. Jika ada pesan erorr, jangan panik, tapi tekan OK kemudian akan terbuka jendela Delphi 7 tanpa jendela from (fromnya gak kelihatan)
  3. Tutup kembali jendela Delphi 7 tadi, kemudian masuk pada start menu, cari Delphi 7 kemudian klik kanan pilih propoties > compability.
  4. Beri tanda centang pada Run this program in compability mode for
  5. Juga beri tanda centang pada Run this program as an administrator.
  6. Kemudian jalankan kembali Delphi 7 dan selamat bermain-main dengan Delphi 7 pada Windows 7 anda.
  1. Selamat mencoba…… (Good luck)..

[ Read More.. ]